Solo oh Solo…

October 31, 2009 at 6:51 am (Uncategorized)

Gue baru balik dari kota itu
Kemaren ada tugas kantor yang mengharuskan gue kesitu
Untuk keduakalinya setelah beberapa tahun yang lalu
Solo…
Ya… Kota yang banyak orang bilang surganya kuliner
Dan itu ngga salah (menurut gue)
Emang banyak pilihan makanan yang cocok dilidah
(Dan cocok dikantong kalo kata pak budi bilang)
Entah kebetulan atau engga..
Gue berasa ada keterkaitan gue sama solo…
Pertama,
Obsesi masa muda gue sekarang ada disolo
Sesuatu yang teramat sangat gue gandrungi
Sampai sekarang? Ngga tau kalo itu
Kedua,
Untuk pertamakalinya dapet dinas luar sendirian ke solo
Dan saat itu gie dapet sambutan hangat dari penghuni setempat Ketiga,
Cewe yang deket sama gue kakaknya alumni solo
Cuma sayangnya cewe ini kurang suka sama daerah itu
Ngga ngerti bahasanya
Dan makanan yang rasanya rata2 manis
Alasan yang simpel…
Tapi kenapa harus bertolak belakang sama gue
Keempat,
Ada seseorang yang tinggal disana
Temen biasa. Tapi ngga biasa
Gue ga tau kenapa, gue suka aja sama gayanya
Tapi gue tau.. Ga mungkin gue sama ni orang
Banyak pertimbangan yang melarangnya
Dan gue juga udah punya seseorang
Hhh…
Gitu deh…
Ngga penting…
Tapi seneng aja gitu kalo dipikir2…

Permalink Leave a Comment

Blogging Via Mail

October 30, 2009 at 10:07 am (Uncategorized)

Ini adalah tulisan pertama yang gue tulis via mail
Apakah juga menjadi yang terakhir?
Biar waktu yang jawab…

Regards,

Permalink Leave a Comment

Sebuah Keinginan

June 5, 2009 at 12:09 pm (Curhat, Romantic)

Aku kagum atasmu wahai para penyair
Engkau begitu piawai mengungkap isi hati
Ungkapanmu begitu dahsyat menarik mereka para penikmat keindahan

Aku… Disini ingin menumpahkan segala apa yang kurasa
Namun tanganku begitu kaku menulis bait2 puisi hidupku
Lisanku tak mampu melafazkan gejolak batinku

* Yang aku mau hanya apa yang aku inginkan bukanlah sesuatu yang berseberangan dengan batas yang telah Engkau gariskan. Namun, terkadang inginku selalu saja menarik tanganku untuk melewatinya. Wahai gadis. Uluran tanganmu telah membantuku menemukan kembali jalan yang sempat hilang dari pandanganku. dirimukah wanita yang Tuhan akan titipkan untukku? Aku berharap, namun Tuhan penentu jalan. Semoga Tuhan memberi jalan terbaik untuk hambaNya yang beriman*

Permalink Leave a Comment

Engkau Maha Tahu

April 20, 2009 at 9:24 am (Curhat) (, , )

Ya allah..
Sunguh hamba mengharapnya
Hamba inginkannya layaknya perahu yang mendamba labuhan
Kebaikan telah nampak dipelupuk mata hamba yang mungkin hanyalah kebaikan semu
Engkau lebih mengetahui atas segala kebaikan dan keburukan hambamu
Kaarna Engkau maha mengetahui
Semua kuserahkan padamu ya Rabb
Engkaulah sebaik-baiknya penulis skenario cerita hidupku
Apapun itu, aku akan berusaha tersenyum menerimanya
Semoga hamba tergolong dalam kelompok hambamu yang Engkau Ridhoi
Semoga barokah menyertai gerak langkah hamba

* Ketika harapan berhadapan dengan ikhlas

Permalink Leave a Comment

Selamat Jalan

March 31, 2009 at 5:08 am (Around me)

Kemarin, beliau masih duduk bersebelahan denganku dalam satu forum yang membahas persiapan “Switch Over” yang rencananya akan diselenggarakan akhir pekan ini. Beliau tampak lelah dan sempat memejamkan mata sejenak dalam forum itu. Namun, tidak ada tanda2 dia akan pergi. Setidaknya kami yang berada diforum itu tidak menyadarinya, walaupun mungkin sebenarnya dia sudah menampakkanya. Semangatnya masih terlalu dominan untuk menutupi kelelahannya itu yang mungkin ungkapan lelah terhadap dunia ini.

Hari ini dia telah pergi. Jiwanya telah terbebas dari kefanaan. Buku catatan hidupnya kini telah sampai pada halaman terakhir. Ya, dia telah menutup matanya. Selamanya. Dia telah kembali kepada Rabb-nya.

Selamat jalan. Selamat menempuh “hidup baru”. Semoga Apa yang telah engkau usahakan dapat memberi manfaat untuk “hidup baru”mu kini. Semoga kelapangan menyertai perjalananmu. Semoga sosok rupawan yang kelak menjadi temanmu di sana. Semoga Engkau mendapatkan cahaya yang membuatmu tersenyum menanti hari yang dijanjikan.

Permalink Leave a Comment

Next page »